Penyaluran 150 Mushaf Al-Qur’an A5, dan Penugasan Tim ke Daerah Cirebon.

BANDUNG, DEMAM NGAJI — Yayasan Demam Ngaji Indonesia baru-baru ini melaksanakan kegiatan penyaluran bantuan mushaf Al-Qur’an kepada beberapa masjid di daerah Cirebon. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya yayasan dalam mendukung peningkatan literasi Al-Qur’an di tengah masyarakat.

Penyaluran 150 Mushaf Al-Qur’an A5


Dalam kegiatan ini, Yayasan Demam Ngaji Indonesia menyalurkan 150 mushaf Al-Qur’an A5 kepada Masjid Ponpes Sains Salman Assalam, Masjid Santun Muhammadiyah, dan Masjid Umar bin Khattab. Bantuan ini diberikan sebagai tindak lanjut dari permohonan bantuan mushaf yang diajukan oleh pengurus masjid. Tak hanya itu, kegiatan juga diisi dengan materi edukasi Qur’ani yang disampaikan kepada jamaah, guru, dan santri. Materi ini bertujuan untuk memperkuat motivasi belajar Al-Qur’an serta mendorong peningkatan literasi Qur’ani di lingkungan masyarakat.

Penugasan Tim ke Daerah Cirebon


Tim dari Yayasan Demam Ngaji Indonesia yang bertugas dalam kegiatan ini terdiri dari Eka Nazar sebagai pengisi materi, Guntur Maulana sebagai DQM dan operator, dan Wisnualdi Faisal sebagai media. Mereka bekerja sama untuk memastikan kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib. Pasalnya, kegiatan ini tidak hanya sekedar penyaluran bantuan, tetapi juga sebagai upaya untuk memperkuat peran masjid sebagai pusat pembinaan Qur’ani. Dengan demikian, diharapkan masyarakat dapat lebih mudah mengakses sumber belajar Al-Qur’an dan meningkatkan kemampuan membaca serta memahami Al-Qur’an.

Hasil dan Capaian


Dalam kegiatan ini, Yayasan Demam Ngaji Indonesia berhasil menyalurkan 150 mushaf Al-Qur’an A5 kepada tiga masjid di daerah Cirebon. Jamaah juga mendapatkan edukasi dan motivasi mengenai pentingnya belajar dan membaca Al-Qur’an. Bukan tanpa alasan, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat komunikasi dengan pihak lembaga dan masyarakat setempat. Dengan demikian, diharapkan dapat terjalin kerjasama yang lebih erat dan berkelanjutan dalam upaya peningkatan literasi Al-Qur’an.

Evaluasi dan Hambatan


Secara umum, kegiatan berjalan dengan lancar dan tertib tanpa kendala yang berarti. Namun, beberapa catatan untuk kegiatan serupa di masa mendatang antara lain perlu penguatan tindak lanjut program agar bantuan mushaf dapat diikuti dengan program pembinaan Al-Qur’an secara berkelanjutan. Di sisi lain, kegiatan ini juga memperlihatkan bahwa masih banyak masjid dan masyarakat yang membutuhkan bantuan dalam hal literasi Al-Qur’an. Oleh karena itu, Yayasan Demam Ngaji Indonesia berharap dapat terus melanjutkan kegiatan ini dan memperluas cakupannya ke daerah-daerah lain. Dengan demikian, diharapkan kegiatan ini dapat menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam menghadirkan manfaat bagi masyarakat serta memperkuat semangat belajar Al-Qur’an di tengah umat.

💬 Komentar 0

Tulis Komentar

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar! 🙌